Tidak Lagi Booming, Pedagang Roda Gigit Jari Penjualan Anjlok 30%

tak-lagi-booming-pedagang-sepeda-gigit-jari-penjualan-anjlok-30-1

JAKARTA kacau Penjualan sepeda tahun tersebut tidak seantusias tahun cerai-berai. Tepat pada awal Covid di 2020, bisnis sepeda meningkat sangat pesat.

Bahkan peningkatan permintaan sepeda pada saat tersebut menimbulkan kelangkaan barang. Sebab karena itu, harga roda dijual dengan harga agung.

Baca Juga:   Bisa Sebabkan Mair, Begini 5 Tips Hadapi Turunan saat Bersepeda

Namun sekarang ini, Menurut Salah Satu Pemilik Toko sepeda Lulus Jaya, Linda, penjualan roda sudah menurun. Padahal harga sepeda saat ini sudah menyentuh harga normal ketimbang 2020.

“Kalau penjualan naik 100%, sebab itu kalau bisa dibilang bonus, dan itu hanya terjadi beberapa bulan cuma, dan belum tentu mau terjadi lagi. Karena selama dagang sepeda tidak sudah seramai itu, ” ujarnya ketika di temui MNC Portal Indonesia, Kamis (16/9/2021).

Menangkap Juga:   Dua Ahli Pencuri Sepeda “Sultan” Ditangkap Polisi

Pemilik toko JKTSepeda tersebut mengakui bahwa penjualan di 2020 mampu meraup omzetnya hingga kenaikan 100% dibanding penjualan-penjualan pada hari-hari lazimnya.

“Meledaknya tersebut sepeda sekitar bulan enam, di 2020, itu sekitar 4 bulan lah, zona setelah 4 bulan tersebut sampai sekarang mulai melandai pelan-pelan, saat ini tersedia penurunan sekitar 30% lah, ” lanjut Linda