Sri Mulyani Patok Harga Uji Tes Antigen di Kemenkes Rp649 Ribu dan Khali PNBP

sri-mulyani-patok-harga-uji-tes-antigen-di-kemenkes-rp649-ribu-dan-bebas-pnbp-1

JAKARTA berantakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membebaskan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atas Uji validitas Rapid Diagnostic Test Antigen yang dilaksanakan oleh laboratorium lingkup Kementerian Kesehatan.

Ketentuan ini dikeluarkan melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan nomor 104/PMK. 02/2021 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Layanan Uji Validitas Rapid Diagnostic Test Antigen dalam Kementerian Kesehatan.

“Tarif PNBP uji validitas Rapid Diagnostic Test Antigen sama dengan dimaksud dalam Pasal 1 dapat ditetapkan sampai Rp0, 00 atau nol rupiah atau 0%, ” demikian kutipan keterangan resmi Kemenkeu di Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Menangkap Juga:   Sri Mulyani Siapkan Dana Khusus Rp3, 3 Triliun untuk Pengerjaan Covid-19

Uji validitas Rapid Diagnostic Test Antigen yang dijalankan oleh laboratorium lingkup Kementerian Kesehatan dengan adanya peraturan ini maka dikenakan beban sebesar Rp694 ribu bohlam tes.

Uji validitas Rapid Diagnostic Test Antigen merupakan layanan serangkaian uji oleh laboratorium dengan ditunjuk Menteri Kesehatan buat mengetahui validitas alat Rapid Test Antigen sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Menteri Kesehatan melalui Keputusan Nomor 477 Tahun 2021 tentang Laboratorium Penguji Validitas Rapid Diagnostic Test Antigen menunjuk kaum laboratorium penguji yang antara lain merupakan laboratorium lingkup Departemen Kesehatan.

Baca Juga:   Keampuhan Sri Mulyani Jadi Kiper

Laboratorium yang ditunjuk oleh Gajah Kesehatan ini mempunyai perintah untuk menguji bahan dasar atau reagen yang dimiliki oleh perusahaan sebelum produk Rapid Diagnostic Test Antigen tersebut dapat diedarkan.

Berkenaan dengan peristiwa tersebut, Menteri Kesehatan mengusulkan penetapan jenis dan tarif atas jenis PNBP layanan uji validitas terhadap produk Rapid Diagnostic Test Antigen sebagai dasar hukum pengumpulan PNBP kepada perusahaan dengan membutuhkan layanan pengujian. Uji validitas Rapid Diagnostic Test Antigen yang dilaksanakan oleh laboratorium lingkup Kementerian Kesehatan tubuh dikenakan tarif sebesar Rp694. 000, 00 (enam ratus sembilan puluh empat ribu rupiah) per tes.