Sejenis ini Cara Pengusaha Tarik Masyarakat supaya Mal Ramai

Sejenis ini Cara Pengusaha Tarik Masyarakat supaya Mal Ramai

JAKARTA – Federasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mempunyai acara agar ritel offline ini bisa bertahan di sedang pandemi Covid-19. Hal itu dikarenakan dalam pandemi ini, ritel online pun semakin masif berkembang.

Hal itu diungkapan oleh Ketua Umum Asosiasi Pemimpin Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Menurutnya ritel offline masih memiliki nilai khsusus bagi klub, yang memang tetap membutuhkan hubungan sosial satu sama lain.

  Baca juga: 20% Tenant Tutup, Pengusaha Mal Bisa Bertahan dari Corona?

“Jadi, bagaimanapun seseorang tidak bakal bisa terus-menerus bergantung penuh di dalam sistem online, dari sisi customer, itu kan manusia, makhluk baik yang punya naluri untuk hubungan secara langsung, ” ujar dia dalam diskusi virtual, Jumat (16/10/2020).

Kemudian, lanjut dia, cara lain agar bangsa berkunjung lebih lama ke kepala yakni mengubah konsep bukan lagi fungsi utamanya sebagai pusat honorarium. Melainkan harus menyertakan fungsi lainnya.

  Membaca juga: Covid-19 Catat Sejarah Perdana Ritel Modern, Mal Tutup 3 Kamar

Misalnya, tutur dia, seperti di Singapura dan Hong Kong yang mendaulat mal atau pusah perbelanjaan jadi hubungan koneksi dengan transportasi ijmal atau hunian.

“Maka itu tergantung kreativitas masing-masing pengelola mal untuk membuat kegiatan baru. Sehingga masyarakat punya opsi alternatif yang beda dari sekedar dunia maya, ” tandas dia.

(rzy)