Saham Amazon dan Facebook Lesu, Nasdaq Berakhir Melemah

saham-amazon-dan-facebook-lesu-nasdaq-berakhir-melemah-1

NEW YORK – Pura saham AS, Wall Street bergerak dua arah, dalam mana Nasdaq berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis. Investor menarik saham dalam Apple, Amazon dan perusahaan Big Tech lainnya karena penurunan data klaim pengangguran mingguan yang memicu kewaswasan akan lonjakan inflasi.

Data jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam 16 bulan. Sementara kekurangan pelaku dan kemacetan dalam rantai pasokan telah menggagalkan cara bisnis untuk meningkatkan penerapan guna memenuhi permintaan dengan kuat untuk barang dan jasa.

Mengaji Juga:   Wall Street Bergerak Mixed, Indeks Dow Naik 44 Poin

Sebelumnya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan kepada anggota dewan perwakilan rakyat bahwa The Fed mengantisipasi inflasi yang tinggi dan segera mereda. Hanya sekadar, para investor masih khawatir bahwa tingginya inflasi hendak berkelanjutan dan dapat menyebabkan pengetatan kebijakan moneter yang lebih cepat dari taksiran.

“Orang-orang benar gugup dan khawatir tentang inflasi, tarif pajak, & pemilihan paruh waktu 2022. Tiga hal itu benar banyak di benak orang, ” kata Chief Investment Officer Andrew Mies, dilansir dari Reuters, Jumat (16/7/2021).

Membaca Juga:   Wall Street Anjlok, Indeks Dow Melemah 107 Pokok

Kekhawatiran terhadap inflasi tersebut pun membuat bagian seperti Nvidia anjlok maka 4, 4% dan Amazon turun lebih dari 1%. Saham kedua perusahaan itu pun berkontribusi terhadap kemerosotan Nasdaq. Sedangkan Facebook menyurut 0, 9%.

Selain di Nasdaq, saham teknologi pada indeks S& P 500 juga turun 0, 8% dan menutup kenaikan beruntun dalam. 4 hari. Di mana di dalam awal pekan ini, dukungan investor untuk saham pertumbuhan mendorong S& P 500 dan Nasdaq ke rekor tertinggi.