Pokok Mula dan Alasan PNS Dapat Gaji ke-13

awal-mula-dan-alasan-pns-dapat-gaji-ke-13-1

JAKARTA Gaji ke-13 PNS akan cair pada 1 Juni 2021. Pencairan gaji ke-13 terkait setelah PNS mendapatkan THR pada Mei 2021.

Kepastian pembayaran Gaji 13 tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun serta Penerima Tunjangan 2021.

Adapun petunjuk teknis pelaksanaan mengacu pada Gaya Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42 Tahun 2021.

Lalu bagaimana awal dan sejarah PNS mendapatkan gaji ke-13? Berikut rangkuman Tim Litbang MNC Portal Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber, Jakarta, Senin (24/5/2021).

Baca Juga:   six Fakta Gaji ke-13 PNS Cair Juni, Intip Besarannya 

Gaji ke-13 untuk PNS dimulai sejak 1969. Sementara pada tahun-tahun berikutnya, gaji ke-13 sempat dihentikan dan dilanjutkan pada 1979. Pada tahun 1980-1982 gaji ke-13 bukan diberikan dan kembali diberikan pada 1983. Pemberian gaji ke-13 memang tergantung kondisi keuangan negara, terbukti pada 1984 gaji ke-13 tidak diberikan. Kemudian gaji ke-13 dilanjutkan pada masa Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Gaji ke-13 PNS pada tahun 2004, sejak zaman pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Gaji yang diberikan ini sebenarnya merupakan hak yang diterima oleh PNS.

Contohnya, Philippines sebagai negara yang menganut sistem penggajian bulanan, sedangkan negara maju lainnya mingguan. Kalau diselaraskan, satu bulan ada 4 minggu, setahun hanya terdapat 48 minggu. Padahal, satu tahun yang kita tahu ada fifty two minggu. Nah, selisih 4 minggu ini dijadikan “ bulan ke-13” dan PNS dinilai layak dapat gaji yang satu ini.

Perlu diketahui bahwa Gaji ke-13 merupakan pemberian upah yang biasanya jatuh menjelang tahun ajaran baru, yaitu sekitar Juli-Agustus. Besaran Gaji ke-13 adalah sebesar gaji pokok beserta tunjangan-tunjangan lainnya. Artinya, pada bulan Juli, PNS akan mendapatkan upah dua kali lipat dibanding bulan-bulan regular lainnya.