Mengambil Ikan Terukur Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Ini Penjelasannya

tangkap-ikan-terukur-bisa-dongkrak-pertumbuhan-ekonomi-ini-penjelasannya-1

JAKARTA – Sejak awal pandemi tahun 2020 dan hingga saat itu angka PDB perikanan membuktikan angka lebih tinggi dibandingkan dengan angka pertumbuhan PDB nasional. Momentum ini kudu dijaga dengan mengelola sumber daya perikanan secara terukur untuk mencapai keseimbangan kurun pertumbuhan ekologi dan ekonomi serta keberlanjutan sumber gaya perikanan nasional.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menuturkan, kebijakan penangkapan terukur ini merupakan model dengan berimplementasi ekonomi biru.

“Ditargetkan mampu menciptakan bagian pertumbuhan di Wilayah Tata Perikanan (WPP) dan meluluskan pertumbuhan ekonomi secara nasional, hal ini juga akan mendorong pengelolaan yang bertambah tertata untuk kesehatan bahar, ” ujar Menteri Trenggono pada Webinar Optimasi Peraturan Kelola Perikanan Berkelanjutan Meniti Pengelolaan Terukur dan Kolaboratif oleh TLFF Indonesia pada Jakarta, Senin (23/8/2021).

Baca Pula:   Indonesia Berpotensi Jadi Negara Eksportir Produk Perikanan Terbesar Dunia

Menurut Menteri Trenggono, pembatasan yang diterapkan di kebijakan penangkapan terukur mau memanfaatkan teknologi pengawasan dengan terintegrasi. Hal itu meliputi pembatasan area penangkapan ikan, jumlah ikan yg ditangkap, jumlah kapal yang bisa melakukan penangkapan, pelabuhan wadah pendaratan ikan dan macam alat yang diperbolehkan.

“Keberhasilan pengelolaan ikan secara berkelanjutan dan melakukan penangkapan secara terukur bakal menjaga posisi Indonesia jadi pemasok utama ikan di dunia, ” paparnya.

Baca Serupa:   Akhirnya! KKP Formal Larang Cantrang, Diganti Jaring Tarik Berkantong

Dengan adanya kejayaan itu, diharap akan mengakibatkan hasil terlebih dengan adanya penerapan trade lini untuk ukuran yang diekspor, situasi ini diharapkan dapat meningkatkan devisa negara dari rekan perikanan global dan nilainya sebesar USD 167 miliar.