Memperhatikan Aturan Terbaru Sistem Kerja PNS Selama PPKM Tangga 1-4

intip-aturan-terbaru-sistem-kerja-pns-selama-ppkm-level-1-4-1

JAKARTA kepala Menteri Pendayagunaan Aparatur Negeri dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan Tulisan Edaran (SE) bernomor 18/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN seperti PNS selama PPKM pada era pandemi Covid-19. Hal ini menyusul perpanjangan PPKM levelling mulai tanggal 3 maka 9 Agustus.

Pada surat edaran itu disebutkan bahwa sistem kegiatan PNS tetap disesuaikan dengan level PPKM masing-masing wilayah

“Sistem kegiatan pegawai ASN tetap berpedoman pada SE MenPANRB No. 16/2021 tentang Penyesuaian Pola Kerja Pegawai ASN Semasa PPKM Pada Masa Pandemi Covid-19 sesuai dengan level PPKM yang ditetapkan, ” demikian bunyi Poin satu SE No. 18/2021.

Berikut ketentuan pola kerja ASN berdasarkan level PPKM daerah.

 

1. Sistem kerja ASN wilayah Jawa dan Bali

a. ASN di dalam sektor non esensial di wilayah Jawa dan Bali, melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau work from home secara penuh atau 100% dengan tetap menanggapi sasaran kinerja dan bahan kerja pegawai yang bergandengan.

b. Andaikata dalam penerapan penyesuaian kerja pada angka 1 huruf a terdapat alasan istimewa dan mendesak diperlukan kehadiran pejabat/pegawai di kantor oleh karena itu pejabat pembina kepegawaian (PPK) secara selektif dan akuntabel menentukan jumlah minimum pejabat/pegawai yang hadir di kantor.

c. Selain sektor sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a, PPK pada instansi negeri mengatur dan melakukan habituasi sistem kerja di lingkungan instansi masing-masing sebagai berikut:

1) Pegawai ASN pada instansi negeri yang melakukan tugas servis pemerintah berkaitan dengan zona bersifat esensial melakukan suruhan kedinasan di kantor secara jumlah pegawai 50%

2) Pegawai ASN pada instansi pemerintah dengan melakukan tugas layanan negeri berkaitan dengan sektor berkelakuan kritikal melakukan tugas kedinasan di kantor dengan total pegawai maksimal 100%