Luhut dan Trump 6 Jam di Gedung Putih hingga Oleh-Oleh Rp28 Triliun

Luhut dan Trump 6 Jam di Gedung Putih hingga Oleh-Oleh Rp28 Triliun

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yakin Indonesia akan tetap menjadi mitra bagi Amerika Konsorsium (AS).

Luhut menyampaikan kritik dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden Donald Trump yang telah memperpanjang fasilitas GSP untuk Nusantara. Dia didampingi Duta Besar MENODAI untuk AS saat menemui Trump.

Luhut menyuarakan dirinya intens berkomunikasi dengan Jared Kushner, menantu Trump dan rekannya Adam Boehler, CEO IDFC yang merupakan tangan kanan Trump.

“Ini adalah bawaan yang besar karena keberadaan AS sebagai negara industri maju bakal berpengaruh penting bagi perkembangan SWF di Tanah Air, ” sebutan Luhut.

Selain pejabat Gedung Putih ternyata banyak investor yang bertemu dengannya untuk mengetahui perkembangan setelah disahkannya UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Indonesia.

Baca Selengkapnya: Cerita Menko Luhut 6 Tanda di Gedung Putih dan Bersemuka Trump

(dni)