Kemenhub Sebut Balon Udara Daya Bahayanya Sangat Tinggi

kemenhub-sebut-balon-udara-potensi-bahayanya-sangat-tinggi-1

JAKARTA – Balon suasana masih menjadi masalah klasik yang kerap terjadi pada industri penerbangan. Karena bangsa masih banyak yang dengan sesuka hati menerbangkan globe udara tanpa mengetahui efeknya bagi industri penerbangan.

Kepala Seksi Prosedur Perjalanan Penerbangan, Direktorat Navigasi Penerbangan Kemenhub, Hendra Ahmad Firdaus mengatakan dalam menerbangkan balon udara harus ada persyaratan dan ketentuan yang dipenuhi. Karena jika dilakukan secara sembarangan akan berakibat di kecelakaan yang terjadi mengiringi maskapai penerbangan.

  “Potensi bahayanya sangat mulia jika mencapai ke arah jelajah atau balon udara yang deket area (bandara). Itu sangat mempengaruhi masa peforma pesawat, ” ujarnya dalam acara diskusi di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Baca Serupa:   Balon Udara Menyimpan Petasan Meledak di Klaten, Berikut Fakta-Faktanya

Oleh karena tersebut, masyarakat harus tahu persyaratan dan ketentua jika mau menerbangkan balon udara. sebagai gambaran, ada dua kategori penggunaan balon udara beserta sejumlah aturan lain yang melingkupinya.

Kategori pertama adalah di kawasan luar control space atau di luar (radius) 15 kilometer dari bandara atau airport adapun perizinannya, kudu diajukan tujuh hari sebelum pengoperasian.

Tatkala kategori satunya adalah dalam wilayah kurang dari 15 kilometer (km) dari wilayah control airspace, maka kudu mendapatkan izin dari otoritas bandara atau lembaga pelayanan navigasi penerbangan.

Baca Juga:   Kemenhub Tindak Tegas Karakter Penerbangan Balon Udara Garang

Sarana lainya adalah balon suasana harus diterbangkan di lapangan terbuka dan menghindari fasilitas-fasilitas vital seperti tiang listrik, SPBU, atau kilang patra. Karena, jika tersangkut dengan fasilitas seperti tiang elektrik hingga SPBU juga bisa membahayakan.

Kemudian, warna dari balon juga harus mencolok dengan ukuran tinggi maksimal 7 meter dengan diameter 4 meter. Kemudian tali yang ditambatkan juga paling tidak minimal ada tiga tali dengan ketinggian maksimum 150 meter.