Kabar Baik, Bisnis Produk Halal di RI Serba Mudah

Kabar Baik, Bisnis Produk Halal di RI Serba Mudah

JAKARTA kepala Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah terus berkomitmen dalam memperkuat sektor UMKM halal dan mendorong pengembangan bisnis buatan halal UMK melalui penyederhanaan serta percepatan proses perizinan.  

“Fasilitasi biaya sertifikasi halal bagi UMK yang ditanggung oleh pemerintah dan mekanisme self-declare untuk pelaku UMK untuk produk tertentu sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Cagaran Produk Halal (BPJPH), ” kata pendahuluan Airlangga di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: Keren, Penyandang Disabilitas Produksi 27, 2 Juta Masker Standar WHO

Dia melanjutkan pemerintah selalu berupaya menjamin kemudahan bisnis produk halal melalui penetapan kehalalan produk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di provinsi Majelis Permusyawaratan Ustazah (MPU) di Aceh yang dilakukan dalam Sidang Fatwa Halal. Perluasan Lembaga Pemeriksa Halal juga dilakukan dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas), Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Mulia Swasta di bawah lembaga keagamaan atau Yayasan Islam.  

“Kolaborasi antara pemerintah, UMKM, swasta, dan akademisi maupun ormas amat dibutuhkan untuk menciptakan terobosan solusi terbaik dalam mengakselerasi perluasan produk halal dan transformasi digital di Indonesia, ” ucap Menko Airlangga.

Kemenko Perekonomian akan mendorong pelaksanaan “Program Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Manajemen Buatan Halal bagi UMKM” melalui persekutuan antara stakeholders terkait, antara asing Kementerian Koperasi dan UKM, BPJPH Kementerian Agama, dan 4 (empat) platform digital yang memiliki layanan berbasis syariah, yaitu LinkAja Syariah, Tokopedia Salam, Blibli Hasanah, serta Bukalapak.  

“Kita menyadari bersama bahwa meng-online-kan dan menghalalkan UMKM saja tidak cukup, sehingga diperlukan sinergi kolaborasi serta penguatan komitmen peran-peran yang saling terintegrasi dari seluruh pemangku relevansi untuk menguatkan peran UMKM makers halal dalam ekosistem ekonomi syariah Indonesia, ” tandasnya.

(kmj)