Jadi Food Estate, Apa Aja Sih Potensi Pertanian di Kalteng?

Jadi Food Estate, Apa Aja Sih Potensi Pertanian di Kalteng?

JAKARTA – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) disiapkan menjadi lumbung pangan. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi mengenai program food estate.

Lalu pertanian apa yang dimiliki Kalteng?

Baca Juga: 165.000 Ha Lahan Siap Disulap Jadi Lumbung Pangan Baru RI

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meminta semua jajaran Forkopimda dan seluruh stakeholder mendukung program food estate tersebut yang menjadi Kalteng sebagai sebagai lumbung pangan nasional.

“Di Kalteng kita memiliki potensi pertanian, seperti di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Barito Timur. Maka itu, kita harus bangun pertanian ini menjadi lebih baik. Terima kasih, Pak Menteri atas arahannya. Pada intinya kami selaku Pemerintah Daerah siap bekerja. Ini kepercayaan yang sangat luar biasa. Jadi kita harus sambut dengan semangat. Kalimantan Tengah siap, Pak Menteri. Sebelum Bapak Presiden datang, kita harus sudah siap semua,” katanya seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Baca Juga: Arahan Presiden Jokowi, Kalteng Didorong Jadi Food Estate

Sebagai informasi, Kalimantan Tengah merupakan wilayah subur yang berhasil mengembangkan Padi Inbrida Varietas Unggul Baru INPARI-42 dan Padi Hibrida SUPADI. Selain padi, Provinsi ini juga berhasil memproduksi jagung untuk kebutuhan nasional. Tahun 2015 misalnya, produksi Jagung di sana mencapai 8.940 ton Pipilan Kering dan tahun 2019 produksi jagung sebesar 71.000-118.000 Ton Pipilan Kering, naik hampir 1.000%

Sedangkan untuk luas baku sawah Kalimantan Tengah tahun 2018 mencapai 186.510 Ha. Mengacu pada Ketetapan Menteri ATR/BPN Nomor: 686/SK-PG.03/XII/2019 tanggal 17 Desember 2019 Perihal Penetapan Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2019 seluas 136.486 Ha.

(dni)

Loading…