Investasi Saham vs Buka Usaha? Bersekolah dari Drakor Itaewon Class Zaman

Investasi Saham vs Buka Usaha? Bersekolah dari Drakor Itaewon Class Zaman

JAKARTA – Pesinetron Korea Itaewon Class menjadi hidup seri yang cukup sukses mengajarkan tentang kerasnya mencari uang. Makin, tokoh utamanya yaitu Park Sae Royi berhasil mengajarkan kita dengan jalan apa berinvestasi baik di pasar simpanan maupun membuka usaha.

Film tersebut cukup banyak mengajarkan kita mengenai sisi finansial. Selain itu, kerasnya dunia membuat perjuangan tokoh tersebut menjadi pengusaha dengan kuat baik mental maupun pengetahuannya.

  Baca juga: Gres Gajian Tapi Langsung Nyesek? Demikian ini 7 Cara Mengelolanya

Buat kamu yang masih bingung ingin investasi di saham atau membuka usaha, banyak kiat-kiat sukses yang diajarkan dalam hidup ini. Oleh sebab itu, mengambil akun Instagram Pritaghozie, Jakarta, Senin (29/6/2020), berikut beberapa hal dengan bisa kamu ambil saat otak ingin berinvestasi ke mana:

1. Jangka Periode Investasi

Investasi saham melalui pasar modal maupun investasi langsung ke bisnis seperti kedai DanBam (nama kedai Sae Royi) sebaiknya ditujukan untuk jangka panjang. Sae Royi sadar piawai hal ini, maka dia memiliki mindset jangka panjang minimal 10 tahun seperti di Itaewon Class.

Bagi kamu dengan ingin ke saham, jangan cepat tergiur dengan saham naik sedikit langsung jadi trader. Komitmen ke dirimu kalau berniat untuk jangka panjang.

  Baca juga: Cara Pintar Kelola Keuangan agar Dompet Tak Jebol

Ikuti cara Sae Royi, investasi untuk masa panjang. Di film tersebut, Sae Royi membeli saham Jangga (perusahaan franchise ternama di film tersebut) saat harganya jatuh, lalu 15 tahun kemudian menjadi sekira satu, 9 miliar won.

2. Pahami Risiko Bagian vs Bisnis

Investasi langsung di saham melalaikan pasar modal punya risiko perubahan naik turun harga dalam jangka pendek. Jika sedang turun nilainya, jangan dijual.

Sedangkan, kalau berinvestasi langsung di usaha risiko terebesarnya adalah risiko patah pucuk bayar modal. Hal ini hampir kejadian saat properti DanBam dibeli Chairman Jangga, yang hampir melaksanakan tutup bisnisnya Sae Royi.

  Baca juga: Pertimbangkan 4 Hal Ini Sebelum Ngutang di Era New Normal

Untungnya, Sae Royi berhasil cepat cari tempat baru. Maka dari itu, kesibukan darurat harus diperhatikan secara sampai.

3. Punya Dana Genting

Sae Royi mempunyai dana perlu dalam menjalankan hidupnya. Dia berpunya mengelola gaya hidupnya sesuai dengan kemampuan finansial.

Maka dari itu, investor pemula tanpa mudah tergoda untuk memakai seluruh dana yang dimiliki untuk membeli saham. pastikan sudah ada sejumlah 3 kali pengeluaran rutin bulanan di rekening dana darurat terpisah.

Setelah itu, barulah memulai investasi saham maupun menelungkupkan usaha.

  Baca juga: Bak Memilih Pacar, Identifikasi Dirimu Sebelum Menabung

4. Gunakan Dana Idle untuk Investasi

Jangan pernah menggunakan uang untuk hidup bulanan sebagai modal investasi. Belajar dari Sae Royi yang menginvestasikan uang klaim asuransi jiwa dari ayahnya buat membeli saham Jangga Group masa jatuh.

Loading…