Cerita Jatuh Bangun Indusri Penerbangan Hadapi Covid-19, Kehilangan 60 Juta Penumpang

cerita-jatuh-bangun-indusri-penerbangan-hadapi-covid-19-kehilangan-60-juta-penumpang-1

JAKARTA – Pemerintah bersama dengan beberapa stakeholder lain tetap berusaha untuk mencari penyelesaian menghadapi pandemi covid-19. Apalagi Indonesia merupakan negara yang berbentuk kepulauan, di mana transportasi hawa menjadi kejadian yang sangat penting.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan, buah pandemi bagi industri penerbangan sangat terasa. Pada pangkal pandemi lalu pada Maret 2020, penerbangan nasional menjalani penurunan hingga 70%.

Penerbangan itu mencakup dari mulai domestik maka internasional. Tak hanya tersebut, kegiatan kargo juga mengalami penurunan dari 1, 1 juta menjadi 429 seperseribu ton saja.

“Pada 2020 tepatnya Maret 70% jumlah penerbangan nasional kita turun baik pribumi atau internasional. Sekitar 65% jumlah kegiatan kargo pemasokan turun dari 1, 1 juta menjadi 429 ribu ton, ” ujarnya pada acara Webinar INACA, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga:   Hadapi Covid-19, Menhub Minta Operator Penerbangan Kerjasama 

Oleh karena tersebut lanjut Denon, pandemi covid-19 menjadi tantangan yang istimewa bagi industri penerbangan. Dirinya juga menberikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan yang terus mengakselerasi kegiatan logistik di Indonesia meskipun di pusat pandemi.

“Ini jadi tantangan luar berpunya, kita pelaku industri harus bisa mengapresiasi yang dilakukan Kementerian Perhubungan di pada mengakselerasi kegiatan logistik di Indonesia, mengatur tatanan, ” ucapnya.