Cemas Sebelum Interview Kerja? Lakukan Tips Berikut

cemas-sebelum-interview-kerja-lakukan-tips-berikut-1

JAKARTA – Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan ketika mencari atau melamar lowongan pekerjaan. Calon pekerja perlu mematangkan strategi, pengetahuan, lalu mental guna menghadapi seluruh tahapan dari lowongan kegiatan.

Calon pekerja dituntut bisa menarik perhatian rekruter dengan skill atau kemampuannya sesuai posisi yg dilamar. Setelah proses seleksi berkas lolos, calon pekerja harus segera mempersiapkan diri untuk proses interview atau wawancara kerja,

Sudah menjadi rahasia umum bahwa proses interview kerja ini biasanya sulit dan membutuhkan persiapan yang lebih banyak. Calon pekerja harus menyiapkan gambaran jawaban untuk pertanyaan apa tertentu yang kira-kira akan diajukan, sampai memperbaiki penampilan agar lebih menarik di mata rekruter.

Baca Juga:   Cara Menjawab saat Negosiasi Gaji di Perusahaan

Maka wajar sekali jika pekerja cemas / nervous sebelum interview aksi. Namun, untuk memastikan cara interview lancar, berikut beberapa tips menghilangkan rasa cemas sebelum interview kerja, dikutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Rabu (26/5/2021).

1. Tarik nafas dan yakinkan diri sendiri

Tarik dan hembuskan nafas berkali-kali secara teratur bisa membantu menenangkan diri yang sedang gugup atau gelisah. Ketika gugup orang cenderung tidak percaya diri, sehingga dengan menarik nafas juga bisa membantu menumbuhkan rasa percaya diri.

Baca Juga:   3 Cara Supaya Bukan Lagi Malas Bekerja

two. Datang setengah jam lebih awal

Meluangkan waktu lebih lama sebelum jadwal wawancara penting agar calon pekerja lebih tenang dan bisa mempersiapkan diri lebih matang di tempat interview. Selain itu, hal ini dilakukan tuk meminimalisir kemungkinan terlambat dan buru-buru datang ke tempat wawancara, karena jika sampai terlambat akan mengurangi kelebihan calon di mata rekruter.

3. Anggap pewawancara sebagai teman baru

Dengan menganggap pewawancara sebagai teman sendiri, hal ini bisa mengurangi rasa gugup, segan, dan kaku karena berbicara dengan seorang yang menentukan nasib karier ke depan. Dalam kondisi rileks, seseorang juga akan lebih mudah berpikir dan lebih tenang ketika menjawab pertanyaan.