BPJS Kesehatan Punya Utang Klaim ke RS Rp4, 4 Triliun

BPJS Kesehatan Punya Utang Klaim ke RS Rp4, 4 Triliun

JAKARTA – BPJS Kesehatan tubuh saat ini masih memiliki utang klaim jatuh tempo ke panti sakit. Di mana, klaim lepas tempo tersebut mencapai Rp4, 4 triliun.

Pekerja Ahli Pengeluaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengutarakan bahwa BPJS mempunyai klaim lepas tempo ke rumah sakit sejumlah Rp4, 4 triliun. Oleh sebab itu, kondisi BPJS masih menetapkan ada perbaikan.

  Menyuarakan juga: Buruh Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ini 3 Alasannya

“Untuk atasi defisit BPJS, perlu ada upaya-upaya untuk kurangi defisit bpjs tadi, ” ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (14/4/2020).

Dirinya mengatakan, program JKN sudah capai 82% dari total penduduk atau 232 juta orang. Walaupun begitu, pemerintah ingin mencapai 100%.

  Baca juga: Iuran Naik Lagi, Pemerintah Berikan Keringanan Penunggak BPJS Kesehatan tubuh

“Pertumbuhannya bahkan lama mengecil karena makin luhur peserta, semakin sedikit orang dengan masuk, semakin susah tingkatkan kepesertaan. Makanya perlu upaya ekstra, ” ujarnya.

Lantaran segmentasinya, PBI capai 133, 5 juta penduduk. Hampir 60 persen dari total peserta BPJS kesehatan tubuh.

“Dengan kedudukan tadi, iuran yang harusnya nyata dan defisit BPJS garis luhur meski akan berubah terus serta pesertanya, maka kami arahkan ekosistem program JKN utk tetap segar dan berkesinambungan, ” ujarnya.

(rzy)

Loading…