BLT Subsidi Gaji Tak Kunjung Berhenti, Ini 7 Faktanya

BLT Subsidi Gaji Tak Kunjung Berhenti, Ini 7 Faktanya

JAKARTA kacau Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memiliki kalender Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji bagi para pekerja yang upah perbulannya di bawah Rp5 juta. Kini, pencairan BLT itu sudah memasuki tahapan kelima periode kedua sejak awal November lalu.

Setiap pencairannya, para pekerja itu akan menerima BLT sebesar Rp1, 2 juta. Sekali pencairan itu untuk tahapan dua bulan, yakni Agustus-September & November-Desember. Rinciannya, per bulannya mereka menerima Rp600 ribu.

  Baca juga: BLT Subsidi Upah Bikin Netizen Galau hingga Ngadu ke Jokowi, Ini Faktanya

Total pekerja yang akan menerima BLT termin kedua itu nantinya sebanyak 12, 4 juta pekerja. Dengan disalurkankan periode 5 termin kedua ini, maka Kemnaker telah menyalurkan BSU secara total sebanyak 11, 052 juta penerima.

Berarti, masih ada sekitar 1, 34 juta pekerja yang rekeningnya belum terisi dana BLT sebesar Rp1, 2 juta. Terkait hal tersebut, Okezone sudah merangkum beberapa fakta persyaratan yang harus dipenuhi para pekerja, Jakarta, Minggu (6/12/2020).

  Baca serupa: Pekerja di-PHP BLT Gelombang II Bikin Kecewa

1. Warga Negara Nusantara (WNI) yang dibuktikan dengan Cetakan Induk Kependudukan (NIK)

Setiap praktisi yang melakukan pendaftaran, NIK yang ada dalam KTP tidak bisa ada keliruan dengan yang didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

2. Terdaftar Jadi Peserta Jaminan sosial

Tenaga kegiatan yang aktif dibuktikan dengan bagian kartu kepesertaan.

3. Membayar iuran berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta dan sesuai dengan informasi upah BPJS Ketenagakerjaan

Iuran di bawah Rp150. 000 per kamar atau setara gaji di bawah Rp5 juta per bulan.