7. 000 SPBU Tetap Beroperasi biar Konsumsi BBM Turun

7

JAKARTA – Gabungan Wiraswasta Nasional Minyak dan Udara Bumi (Hiswana Migas) mengungkapkan dampak virus corona terhadap bisnis serta para pekerjanya. Secara keseluruhan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) turun, apalagi saat pemberlakukan Pembatasan Baik Berskala Besar (PSBB).

Meski demikian Hiswana Migas menunjang penuh upaya PT Pertamina (Persero) dalam mempertahankan operasional penyaluran BBM dan juga Liquified Petroleum Gas (LPG), sehingga kegiatan usaha langgeng berjalan di masa pandemi Covid-19.

Baca Selalu: Dampak PSBB, Konsumsi Pertamax Cs Turun 35%

Ketua Umum DPP Hiswana Migas Rachmad Muhamadiyah mengatakan, saat ini para pengusaha tentu mengoperasikan SPBU, meski konsumsi BBM terus menurun sejak awal merebaknya virus Corona, dan semakin merosot tajam saat sejumlah wilayah mengesahkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Walaupun iklim tidak normal, kami tetap hidup untuk melayani kebutuhan BBM dan LPG masyarakat, ” ujar Rachmad dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Baca Juga: Harga BBM Tak Kunjung Turun, Ini Penjelasan Menteri ESDM

Menurutnya, dengan tentu beroperasinya lembaga penyalur BBM & LPG seperti SPBU, SPBE/SPPBE, leveransir LPG dan Pangkalan LPG, bisa mengurangi terjadinya Pemutusan Hubungan Kegiatan (PHK) yang saat ini terang terjadi di industri.

“Kami upayakan seluruh tenaga kerja dalam ekosistem hilir migas tetap menjalankan aktivitas operasionalnya jadi roda perekonomian terus bergerak sehingga stabilitas perekonomian juga dapat tersem-bunyi, ” imbuhnya.

  Rencana Transaksi Non Tunai di SPBU

Loading…