4 Cara Extraordinary Geber Akses Keuangan, Jokowi Ingin Ekonomi RI Bertambah Cepat Bangkit

4 Cara Extraordinary Geber Akses Keuangan, Jokowi Ingin Ekonomi RI Bertambah Cepat Bangkit

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menodong Tim Percepatan Akses Keuangan Kawasan ( TPAKD ) bekerja secara extraordinary dalam memerosokkan kesejahteraan dan taraf hidup umum di tengah krisis ekonomi kelanjutan pandemi Covid-19. Setidaknya ada 4 cara yang bisa dilakukan TPAKD dalam seluruh Indonesia.

Pertama, lebih agresif dalam meningkatkan literasi keuangan, meningkatkan pengetahuan, meningkatkan minat, meningkatkan kepercayaan terhadap pabrik keuangan. Masyarakat paham di mana memperoleh akses pembiayaan dan asosiasi mulai aktif menabung di lembaga-lembaga keuangan

“Oleh karena itu cara-cara baru dalam melakukan sosialisasi dan edukasi harus terus dilakukan menggunakan berbagai cara. Cara-cara yang kreatif termasuk cara-cara seni dan kebiasaan yang sesuai dengan karakter kekinian, sesuai dengan karakter kelompok bahan serta melibatkan lembaga pendidikan, lembaga keagamaan termasuk kerjasama dengan para tokoh yang berpengaruh, ” Jokowi dalam Rakornas TPKAD 2020 yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga:   Jokowi Ingin Masyarakat Dukuh Melek Keuangan, Lakukan Cara Extraordinary!  

Ke-2, TPAKD harus lebih aktif terlibat untuk mendorong pendirian kelompok-kelompok usaha, kelompok-kelompok tani, terutama koperasi, sekaligus mendorong cara-cara korporasi yang dikerjakan oleh koperasi masyarakat. Oleh sebab itu pendampingan dan asistensi kepada masyarakat terus harus diintensifkan. Seluruhnya lagi, dengan cara-cara yang inovatif sesuaidengan karakter kelompok-kelompok sasaran.

“Ketiga, penguatan infrastruktur percepatan akes keuangan juga kudu dilakukan dengan cara yang bertambah agresif. Pendirian Jamkrida, pendirian lembaga keuangan mikro, penyediaan agen bank di setiap desa, termasuk percepatan untuk penerbitan obligasi daerah. Tersebut penting. Dan upaya-upaya lainnya. Percepatan ini tidak mungkin dilakukan jika caranya masih biasa-biasa saja. Kudu ada terobosan-terobosan baru yang inovatif dan efisien, ” ujarnya.

  Kasus Bansos Covid-19, Presiden Jokowi: Pemerintah Tak Akan Melindungi Siapa Pun yang Terlibat Korupsi